Horas!!

Syalom!

Selamat datang di blog Sekolah Minggu Rawamangun.

Blog ini bertujuan untuk menjadi inspirasi bagi setiap pelayan anak yang dengan sepenuh hati ingin memberikan yang terbaik bagi anak layan dan kemajuan pelayanannya disekolah minggu. Pada umumnya blog ini akan mengikuti nats yang ada di Almanak HKBP. Tentunya materi serta alat peraga yang ada juga merupakan referensi dari berbagai sumber. Namun di blog ini ditambahkan juga artikel atau cerita lain yang berhubungan dengan sekolah minggu lho..

Semoga kiranya blog ini dapat menjadi penunjang bagi pelayanan kita di sekolah minggu. Amin!

Yohanes Yang Bersaksi

Minggu XXIV Sesudah Trinitatis
Nats: Yohanes 1: 29-34

Pendalaman Nats

Nats kali ini bercerita tentang Yohanes anak dari Zakaria. Istri Zakaria adalah Elisabet yang adalah saudara sepupu dari Maria, ibu Yesus. Kehidupan Yohanes sehari hari amat berbeda dengan orang orang biasa dijamannya. Ia mengenakan baju dari bulu unta dan belalang serta madu hutan adalah makanannya. 


Yohanes diberi gelar pembaptis karena pekerjaannya membaptis orang-orang termasuk Tuhan Yesus. Ia dipilih Tuhan untuk menjadi jalan agar manusia diselamatkan. Pada awalnya Yohanes menolak karena ia merasa tidak pantas. Namun Yesus sendirilah yang memintanya untuk dibaptis yaitu agar Tuhan Yesus dinyatakan kepada Israel sebagai Anak Domba Allah. 


Melalui hal ini kita mengetahui bahwa Yohanes menyaksikan Yesus adalah anak Allah yang akan membawa keselamatan bagi umatNya. Yohanes tidak tinggal diam saja, tapi turut ambil bagian menjadi saksi Kristus, yaitu bahwa setiap orang harus mendapatkan keselamatan.

Tujuan khusus nats ini untuk anak sekolah minggu adalah:
1. Anak sekolah minggu mengetahui cerita tentang Yohanes Pembaptis
2. Anak sekolah minggu  percaya bahwa Yesus adalah anak Allah
3. Anak sekolah minggu terdorong untuk memberitakan tentang kasih Kristus (melalui tingkah laku dan perbuatan sehari hari)


Metode Cerita: 
Adik-adik hari ini kakak mau bercerita tentang seorang bapak namanya bapak Yohanes (sambil memperlihatkan gambar Yohanes). Apakah adik adik tahu, sebenarnya Tuhan Yesus dan bapak Yohanes bersaudara lho. Jadi ternyata ibu mereka adalah saudara sepupu! Tapi, coba kita lihat, bapak Yohanes ini kerjanya apa ya? Apakah dia seorang petani (rekan guru yg lain menjawab : tidak), apakah dia seorang nelayan (guru menjawab: tentu tidak), mari kita cari tahu. Oh ternyata bapak Yohanes itu seorang pembaptis, yaitu orang yang membuat orang-orang yang jahat jadi bertobat, jadi tidak jahat lagi. Anak-anak yang nakal jadi tidak nakal lagi.

Banyak loh orang yang sudah di baptis pak Yohanes, salah satunya Tuhan Yesus. Awalnya bapak Yohanes menolak, karena Tuhan Yesus kan bukan orang jahat, tapi Yesus bilang tidak apa-apa. Justru Tuhan Yesus berkata bahwa Ia harus dibaptis oleh bapak Yohanes agar Tuhan Yesus dinyatakan kepada Israel.  Anehnya, setelah Yesus dibaptis, turun Roh Kudus dari surga, bentuknya mirip burung merpati loh adik-adik. Coba lihat (sambil menunjukkan alat peraga). Lalu bapak yohanes berkata : " wah Dia adalah anak Allah, aku tidak ada apa-apanya dibandingkan Tuhan Yesus. Aku hanya membaptis, tapi Yesus yang mengampuni dosa semua manusia"

Nah, siapa yang disini sudah di baptis? (Sambil menunjukkan alat peraga). Wah, banyak ya.. Kalau sudah dibaptis berarti sudah menjadi anak Tuhan Yesus, jadi tidak boleh nakal lagi ya. Harus baik pada teman.

Ini si Tina. Dia sudah dibaptis loh. Suatu hari dia punya roti, tapi temannya gak punya. Karena Tina sudah jadi anak Tuhan Yesus, makanya dia mau berbagi dengan temannya sama seperti Yesus yang mau menebus dosa umat manusia dengan darahnya.

Jadi kalau rebutan mainan dengan kakak/adik, tidak mau berbagi, baik atau tidak ya (guru dan orangtua menjawab : no no no no), kalau bermain bersama teman (good). Kalau nakal, sampai dimarahin mama papanya (no no no no). Kalau jadi anak baik, dicintai mama papanya (good)

Nah semuanya mau jadi anak Tuhan Yesus?
Sekarang kita menyanyi ya, lagu "Happy ya ya ya"



Catatan:
metode cerita diatas secara umum ditujukan kepada anak sekolah minggu horong kecil, khususnya kelas balita. Bagi kakak sekolah minggu yang mengajar di horong sedang atau besar sebaiknya dapat menyesuaikan metode cerita masing masing.




Alat Peraga
Yohanes Pembaptis
Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis
Anak Sekolah Minggu dibaptis
Anak anak berbagi
Anak anak berbagi makanan

Lagu


Happy Ya Ya Ya
Happy ya ya ya, happy  ye ye ye saya senang jadi anak Tuhan
Siang jadi kenangan malam jadi impian
cintaku semakin bertambah


Jalan Serta Yesus
Jalan serta Yesus
Jalan sertaNya setiap saat
Jalan serta Yesus
Serta Yesus s'lamanya


Jalan dalam suka; Jalan dalam duka
Jalan sertaNya setiap saat 
Jalan serta Yesus
Serta Yesus s'lamanya

Aktivitas
Puzzle
Kakak sekolah minggu membuat puzzle dari hasil cetak gambar Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.


Kuis
Kakak sekolah minggu membuat kuis singkat seputar cerita tentang Yohanes Pembaptis. Pertanyaan yang dapat dijadikan soal diantaranya:
1. Apa yang dikenakan dan dimakan oleh Yohanes Pembaptis?
2. Bagaimanakah hubungan keluarga antara Tuhan Yesus dan Yohanes pembaptis?
3. Mengapa Tuhan Yesus tetap ingin dibaptis oleh Yohanes pembaptis?
4. Apakah yang terjadi ketika Yohanes membaptis Tuhan Yesus?
5. Mengapa kita harus dibaptis? 
6. Apakah perbuatan Yohanes pembaptis yang dapat kita teladani? 


Ayat Hafalan


Lukas 3: 22 "dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.""

Timotius Yang Tekun

Minggu XXIII Sesudah Trinitatis

Pendalaman Nats

Timotius adalah seorang hamba Tuhan yang masih muda. Ia dikenal karena ketekunannya untuk setia melayani Tuhan. Ketekunan inilah yang dipuji Paulus, karena meskipun ia masih muda, namun ia memiliki semangat yang kuat untuk melayani Tuhan. Timotius menjaga hubungannya dengan Tuhan dengan tetap rajin berdoa dan membaca firman Tuhan. Rasul Paulus membekali Timotius dengan nasehat-nasehat dan juga pengalaman dalam pemberitaan Injil.


Metode Cerita: 

Adik-adik, pada minggu kali ini, firman kita diambil dari 2 Timotius 2 : 8 – 13. Mari kita buka Alkitab kita. Coba dibaca, judul kitab Timotius. Judulnya apa? (Surat Paulus yang kedua kepada Timotius). 

Kakak mau cerita sedikit tentang Timotius. Timotius adalah seorang hamba Tuhan (hamba Tuhan itu seperti amang/inang pendeta, amang/inang sintua). Dari kecil, Timotius sudah diajarkan tentang Tuhan Yesus oleh mama dan neneknya (opung borunya). Dan cerita ttg Tuhan Yesus tersebut membuat Timotius semakin mencintai Tuhan Yesus dan menjadi org yg taat dan ingin memberitakan firman Tuhan bagi setiap orang yg ada di sekelilingnya. 

Di sekolah, kalian pasti punya guru kan? Ada ibu guru, ada bapak guru. Nah, Timotius juga punya guru. Namanya Paulus. Bapak Paulus ini sering mengirimkan surat kepada sahabat-sahabatnya. Suatu ketika, bapak Paulus mengirimkan surat kepada bapak Timotius, surat itu adalah suratnya yang terakhir. Isi surat tersebut adalah untuk memberi dorongan kepada bapak Timotius dalam memberitakan firman. 

Jauh sebelum bapak Timotius mengenal bapak Paulus, bapak Timotius telah mengenal Tuhan Yesus lewat Ibu dan Neneknya. Dan bapak Timotius sangat terkesan dengan Tuhan Yesus dan ingin membalas kebaikan Tuhan Yesus dengan memberitakan Firman Tuhan kepada semua orang. 

Bapak Paulus dan bapak Timotius selalu mengajarkan Firman Tuhan kepada orang-orang. Inti dari Firman tersebut adalah tentang Yesus Kristus yang telah lahir untuk menebus dosa manusia dengan cara mati di kayu salib, bangkit dan naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi orang yang percaya kepadaNya. 

Nah adik-adik, ketika bapak Paulus memberitakan firman Tuhan, banyak orang yang tidak senang akan perbuatannya itu. Bapak Paulus dihina, menderita bahkan dipenjara karena memberitakan firman Tuhan. Tapi, bapak Paulus tidak takut, malah bapak Paulus sabar dan selalu berdoa kepada Tuhan serta taat kepadaNya. 

Kenapa ya bapak Paulus bisa seperti itu? Naah, adik-adik coba baca di ayat 11 – 13. Karena Tuhan telah setia kepada kita, maka kita juga harus setia kepadaNya. 

Ya adik-adik, Tuhan Yesus menginginkan kita utk selalu setia pada Nya. Tidak menyangkal Dia. Menyangkal Tuhan Yesus yaitu melakukan perbuatan yg tidak disukai Tuhan, contohnya: bersungut-sungut, putus asa, tdk rajin berdoa, malas belajar, nyontek, melawan papa dan mama, malas ke sekolah minggu, tidak mengumpulkan persembahan yang sudah diberikan orang tua, gangguin teman, malu menjadi anak Tuhan. 

Tuhan Yesus mengirimkan Roh Kudus untuk membantu kita dan memberikan kita kekuatan kepada kita utk melakukan perbuatan-perbuatan yg disukai Tuhan. Oleh karena itu, sebagai anak Tuhan, adik-adik harus berani utk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Jangan takut diejek karena berbuat baik, datang sekolah tepat waktu, datang sekolah minggu tepat waktu, datang latihan natal tepat waktu, buat pr, bantuin papa dan mama, rajin belajar, rajin buat PR, jangan malu untuk menunjukkan kasih terhadapt sesama. Dan sebagai anak Tuhan, kita tidak boleh bertengkar. 

Dari perbuatan-perbuatan kecil itu, adik-adik telah SETIA kepada Tuhan dan melakukan perbuatan-perbuatan yang luar biasa. 

Dan yang terpenting adalah, INGAT: Tuhan Yesus ingin agar kita selalu setia kepada Nya. Karena Tuhan Yesus telah setia kepada kita. Seperti lagu: Setia-setialah….(menyanyikannya bersama)

Alat Peraga

Timotius

Paulus

Berdoa

Lagu

Setia-setialah
Setia-setialah…. setia sampai mati
Seperti Tuhan Yesus, setia sampai mati
Apakah jawabanmu, akan kasih setiaNya
Setia-setialah, setia sampai mati

Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari
Baca kitab suci, 
doa tiap hari, 

doa tiap hari, 
doa tiap hari

Baca kitab suci, 
doa tiap hari, kalau mau tumbuh

Kalau mau tumbuh, k
alau mau tumbuh (Glori Haleluya)
Baca kitab suci, 
doa tiap hari, kalau mau tumbuh.


Aktifitas


Menyusun Kata Kata

Berdoa

Berdoa

Memuji Tuhan


Ayat Hafalan

Lukas 8: 15 "Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."